Penentuan 1 Ramadhan 1433 (tahun 2012)

1 Ramadhan 1433 (tahun 2012)
Bagaimana sebetulnya pemerintah atau suatu organisasi menentukan 1 ramadhan 2012 kali ini? baik ada baiknya menyimak tulisan saya dibawah ini dihimpun dari berbagai sumber

FAKTA  DAN DATA ASTRONOMI
Lihat di perhitungan US NAVAL , bulan baru ramadhan kotak berwarna merah, sedangkan bulan baru untuk syawal pakai kotak warna biru. itu waktu pakai Universal Time, sama dengan waktu greenwich. jadi kalau indonesia bagian barat + 7 jam. bulan baru ramadhan terjadi pada jam 4.24 UT atau 11.24 WIB. Jadi ijtimak(konjugsi) akhir Syaban 1433 Hijriah terjadi hari Kamis (19/7/2012) pukul 11.24 WIB.
Tinggi hilal saat maghrib 19 Juli 2012:
Pelabuhan Ratu 1 44’ 17”
Yogyakarta     1 38’ 40″
Jayapura       0 08’ 30”
Baca lebih lanjut

Iklan

BELUM QADHA` PUASA, RAMADHAN SUDAH DATANG LAGI

Barangsiapa yang belum mengqadha puasa Ramadhan yang lalu, kemudian sudah datang lagi Ramadhan berikutnya, maka harus dilihat dulu alasan penundaan (ta`khir) qadha tersebut. Jika penundaan itu karena ada udzur (alasan syar’i), seperti sakit, nifas, menyusui, atau hamil, maka tidak mengapa. Demikian menurut seluruh mazhab tanpa ada perbedaan pendapat, sebab yang bersangkutan dimaafkan karena ada udzur dalam penundaan qadha`-nya. Baca lebih lanjut

Sekitar Awal Ramadhan 1429 (2008)

Bulan baru astronomi jatuh pada hari sabtu tanggal 30 Agustus 2008 pada jam 19:58 Universal Time (atau, 3:58 pm EDT, dan 12:58 pm PDT ). Bulan baru ini mustahil bisa dilihat dimanapun tempat di dunia pada tanggal 30 Agustus 2008. Pada tanggal 31 Agustus, bulan baru akan tampak di Amerika Selatan dengan mata telanjang, memungkinkan di Afrika selatan dan Amerika Tengah jika kondisi cuaca benar-benar bagus. Baca lebih lanjut

Awal Puasa 1 September 2008 Hisab Versi Muhammadiyah

Kapan awal puasa 1 Ramadan 1429 H? Melalui metode hisab hakiki, PP Muhammadiyah telah menetapkan 1 Ramadan 1429 H jatuh pada 1 September 2008. Sementara Idul Fitri 1 Syawal 1429 H jatuh pada 1 Oktober 2008.

Penetapan ini telah disampaikan kepada masyarakat luas dalam maklumat PP Muhammadiyah seperti yang didapat detikcom, Senin (11/8). Maklumat bernomor: 04/MLM/I.0/E/2008 itu tertanggal 26 Juli 2008 lalu dan telah dikirimkan ke seluruh Pimpinan Cabang Muhammadiyah di seluruh pelosok Indonesia. Baca lebih lanjut

Bulughul Marom : Kitab Puasa

Hadits ke-1

Dari Abu Hurairah Radliyallaahu ‘anhu bahwa Rasulullah Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam bersabda: “Janganlah engkau mendahului Ramadhan dengan berpuasa sehari atau dua hari, kecuali bagi orang yang terbiasa berpuasa, maka bolehlah ia berpuasa.” Muttafaq Alaihi.

Hadits ke-2

Ammar Ibnu Yasir Radliyallaahu ‘anhu berkata: Barangsiapa berpuasa pada hari yang meragukan, maka ia telah durhaka kepada Abdul Qasim (Muhammad) Shallallaahu ‘alaihi wa Sallam Hadits mu’allaq riwayat Bukhari, Imam Lima menilainya maushul, sedang Ibnu Khuzaimah dan Ibnu Hibban menilainya hadits shahih. Baca lebih lanjut

Ru’yatul Hilal dan Hisab

Menjelang ramadhan, mungkin ada yang bertanya, kenapa sering sekali umat islam berselisih paham tentang penentuan awal ramadhan/syawal? Padahal dengan teknologi yang ada saat ini harusnya perhitungan posisi bulan sudah sangat akurat?

Allah berfiman dalam Al Baqarah : 185
(beberapa hari yang ditentukan itu ialah) bulan Ramadhan, bulan yang di dalamnya diturunkan (permulaan) Al Quran sebagai petunjuk bagi manusia dan penjelasan-penjelasan mengenai petunjuk itu dan pembeda (antara yang hak dan yang bathil). Karena itu, barangsiapa di antara kamu hadir (di negeri tempat tinggalnya) di bulan itu, Maka hendaklah ia berpuasa pada bulan itu, dan barangsiapa sakit atau dalam perjalanan (lalu ia berbuka), Maka (wajiblah baginya berpuasa), sebanyak hari yang ditinggalkannya itu, pada hari-hari yang lain. Allah menghendaki kemudahan bagimu, dan tidak menghendaki kesukaran bagimu. dan hendaklah kamu mencukupkan bilangannya dan hendaklah kamu mengagungkan Allah atas petunjuk-Nya yang diberikan kepadamu, supaya kamu bersyukur. Baca lebih lanjut