Penggunaan kalimah ‘Allah’ oleh agama lain menimbulkan kekeliruan

UTRAJAYA 3 Jan. – Kabinet mengekalkan larangan bagi semua agama kecuali Islam daripada menggunakan kalimah ‘Allah’ dalam penerbitan akhbar masing- masing bagi mengelakkan wujud suasana tidak harmoni.

Menteri di Jabatan Perdana Menteri, Datuk Dr. Abdullah Md. Zin berkata, keputusan itu dibuat kerana penggunaan kalimah ‘Allah’ oleh agama lain boleh menimbulkan kekeliruan dan kemarahan di kalangan umat Islam di negara ini. Beliau berkata, adalah tidak wajar larangan penggunaan kalimah ‘Allah’ oleh agama lain dijadikan perbahasan umum yang menggambarkan seolah-olah tiada kebebasan beragama di negara ini. Lanjutkan membaca “Penggunaan kalimah ‘Allah’ oleh agama lain menimbulkan kekeliruan”

Syumuliyatul Islam (Integritas & Keterpaduan)

PENGERTIAN ISLAM
Pertanyaan ini menjadi penting untuk dijawab bukan saja untuk meluruskan berbagai pemahaman tentang Islam yang selama ini salah, keliru atau kurang sempurna, tapi juga untuk membangun komitmen ke-Islaman yang lebih utuh dalam kehidupan sehari-hari kita. Yang terjadi selama ini bukan saja adanya kesenjangan antara pemahaman Islam generasi sekarang dengan pemahaman generasi sahabat Rasulullah saw tentang Islam, tapi juga ada kesenjangan antara Islam yang kita yakini sebagai “agama atau jalan hidup” dengan perilaku sehari-hari kita sebagai “kenyataan hidup.” Lanjutkan membaca “Syumuliyatul Islam (Integritas & Keterpaduan)”

Makna Akidah

Makna Aqidah

· Secara bahasa: ‘Aqdun – ‘Aqooid berarti akad atau ikatan. Ikatan yang mengikat manusia dengan aturan-aturan Allah dan nilai-nilai Islam.

· Secara istilah: aqidah ialah sesuatu yang wajib diyakini atau diimani tanpa keraguan

Hubungan Aqidah Islam dengan keimanan kepada Allah [ 4:136; 21:25; 16:35]. Aqidah merupakan misi da’wah yang dibawa oleh Rasul Allah yang pertama sampai dengan yang terakhir yang tidak berubah-ubah karena pergantian zaman dan tempat, atau karena perbedaan golongan atau masyarakat [42:13]. (Aqidah Islam, Sayid Sabiq, hal.18) Lanjutkan membaca “Makna Akidah”

Tanda-Tanda Kiamat

Sebelum kiamat datang ada beberapa tanda yang menjadi peringatan akan kedatangannya. Tanda-tanda inilah yang disebut dengan Asyraatussa’ah (tanda-tanda kiamat). Firman Allah :’ Maka tidaklah yang mereka tunggu-tunggu melainkan hari kiamat (yaitu) kedatangannya kepada mereka dengan tiba-tiba, karena sesungguhnya telah datang tanda-tandanya..”. QS. Muhammad/47 : 18 Lanjutkan membaca “Tanda-Tanda Kiamat”

Iman Kepada Qadlo Dan Qodar

         I.          MUKADIMAH

 
Apa pun yang terjadi di dunia dan yang menimpa diri manusia pasti telah digariskan oleh Allah Yang Mahakuasa dan Yang Mahabijaksana. Semua telah tercatat secara rapi dalam sebuah Kitab pada zaman azali. Kematian, kelahiran, rizki, nasib, jodoh, bahagia, dan celaka telah ditetapkan sesuai ketentuan-ketentuan ilahiah yang tidak pernah diketahui oleh manusia. Dengan tidak adanya pengetahuan manusia tentang ketetapan dan ketentuan Allah ini, maka ia memiliki peluang atau kesempatan untuk berlomba-lomba menjadi hamba yang saleh-muslih, berusaha keras untuk mencapai yang dicita-citakan tanpa berpangku tangan menunggu takdir, dan berupaya memperbaiki citra diri.
Lanjutkan membaca “Iman Kepada Qadlo Dan Qodar”

Hari Akhir

1. PENGERTIAN HARI AKHIR

Hari Akhir adalah hari kiamat yang diawali dengan pemusnahan alam semesta ini dimana semua manusia semenjak dari nabiyullah Adam AS sampai terjadinya hari akhir akan dibangkitkan untuk mendapatkan balasan semua aktifitasnya.

2. URGENSI IMAN KEPADA HARI AKHIR

Iman kepada hari akhir adalah masalah yang esensial dalam kehidupan ini untuk menuju kehidupan yang lebih baik dan lebih sempurna. Dengan iman kepada hari akhir secara benar kita terhindar dari tiga hal di bawah ini :

1. Hidup di dunia seperti hewan yang tidak mengerti hikmah kejadiaannya.

2. Tiadanya perhatian dan kepedulian kecuali hanya keduniaan semata-mata, berusaha dengan segala kemampuan untuk meraih kedudukan di sisi manusia dan melupakan akan pedihnya azab Allah SWT. Lanjutkan membaca “Hari Akhir”

Ma’rifatullah Puncak Akidah Islam

1.      KARAKTERISTIK AQIDAH ISLAM

Aqidah Islam adalah Aqidah Rabbaniy (berasal dari Allah ) yang bersih dari pengaruh penyimpangan dan subyektifitas manusia. Aqidah Islam memiliki karakteristik berikut ini :

1.      Al Wudhuh wa al Basathah ( jelas dan ringan) tidak ada kerancuan di dalamnya seperti yang terjadi pada konsep Trinitas  dsb.

2.      Sejalan dengan fitrah manusia, tidak akan pernah bertentangan antara aqidah salimah (lurus) dan fitrah manusia. Firman Allah : “Fitrah Allah yang telah menciptakan manusia  menurut fitrah itu, tidak ada perubahan pada fitrah Allah..” QS. 30:30 Lanjutkan membaca “Ma’rifatullah Puncak Akidah Islam”

Menghindari Jimat, Jampi dan Perdukunan (Paranormal)

Bertawakkal dan berpegang teguh hanya kepada Allah dalam semua urusan adalah prinsip dasar keimanan. Firman Allah : 

“ Karena itu, hendaklah kepada Allah saja, orang –orang mukmin bertawakkal” QS. 3:160

“ Dan hanya kepada Allah, hendaklah kamu bertawakkal, jika kamu benar-benar orang beriman” QS. 5:23 Lanjutkan membaca “Menghindari Jimat, Jampi dan Perdukunan (Paranormal)”

Bida’ah Dalam Ibadah

a. Definisi

Menurut bahasa kata “bid’ah” berarti  segala sesuatu yang baru, yang belum pernah ada sebelumnya. Sedangkan menurut pengertian syar’iy bid’ah berarti :sesuatu yang bertentangan dengan ajaran agama tetapi dianggap sebagai bagian ajaran agama, biasanya dengan menambahkan atau mengurangi ajaran agama yang sudah ada. 

Ar Rabi’ meriwayatkan dari As Syafi’i yang mengatakan bahwa bid’ah itu ada dua macam, pertama sesuatu yang baru dan bertentangan dengan Al Qur’an, Sunnah dan Ijma’. Kedua sesuatu yang baru dan tidak bertentangan dengan konsep sebelumnya. Lanjutkan membaca “Bida’ah Dalam Ibadah”