Jika Ulama Melakukan Kesalahan

Lha Kiaine Wahe Salah..kok
Saat seorang ulama’ atau ustadz melakukan suatu kesalahan, meskipun hanya melakukan perbuatan yang khilaful aula (tidak selayaknya), sering sekali masyarakat mensikapinya secara berlebihan, yaitu, tidak mau lagi belajar dan mengambil ilmu dari ulama’ tersebut.
Sikap ini, di satu sisi, bisa menjadi ibrah bagi ulama’ dan ustadz lainnya, agar berhati-hati, namun, di sisi lain, perlu dimunculkan pertanyaan: “siapa sih yang ma’shum selain nabi Muhammad SAW?”.

Terkait hal ini, menarik juga melakukan perenungan terhadap kisah berikut:
Suatu hari, seorang shalih bernama Salim Al-Khawwash melihat Sufyan bin ‘Uyainah pergi ke pasar. Dalam pandangannya, seorang seperti Sufyan bin ‘Uyainah tidak patut (khilaful aula) baginya untuk memasuki pasar, karenanya, Salim pun mengkritik Sufyan dan mengingatkan bahwa dengan perbuatannya ini, para murid bisa pergi meninggalkan Sufyan.
Melihat hal ini, Sufyan pun menjawab sikap Salim dengan mengutip satu penggalan syi’ir yang berbunyi:
خُذْ بِعِلْمِيْ وِإْنْ قَصَّرْتُ فِيْ عَمَلِيْ ÷ يَنْفَعْكَ عِلْمِيْ وَلَا يَضْرُرْكَ تَقْصِيْرِيْ
Ambil ilmuku meskipun aku lemah dalam beramal
Niscaya ilmuku akan memberi manfaat kepadamu, sementara kelemahanku tidak akan merugikanmu
Ulama’ generasi berikutnya menggubah syi’ir yang dibaca oleh Sufyan dalam logika yang berbeda, namun substansinya tetap sama. Dikatakan:
خُذْ مِنْ عُلُوْمِيْ وَلَا تَنْظُرْ إِلَى عَمَلِيْ ÷ وَاقْصِدْ بِذَلِكَ وَجْهَ الْوَاحِدِ الْبَارِيْ 
وَإِنْ مَرَرْتَ بِأَش

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s