Tanya jawab soal Hutang

Tanya: Bolehkan seorang muslim berhutang?

Jawab: Ya, setiap muslim dibolehkan berhutang atau meminjam uang asal dikembalikan pada waktu sesuai dengan kesepakatan. Dan hendaklah meminjam untuk keperluan yang benar-benar darurat. Ingatlah, hutang menyebabkan kita tertahan masuk surga

Tanya: Bagaimana ustadz melihat situasi sekarang ini sepertinya kita sulit menghindari dari tawaran kredit dengan suku bunga yang rendah?

Jawab: jika itu berbasis bunga alias ribawi, tentu saja muamalah seperti itu diharamkan. Riba harus diperangi. Yang kedua, jika itu untuk kepentingan sekunder, maka hendaklah setiap muslim menahan diri dari keinginan yang diluar batas kemampuannya yang menyebabkan lilitan hutang berbulan-bulan bahkan hutang jangka panjang dalam hitungan tahun.

Tanya: Bagaimana solusinya?

Jawab: Memperbanyak kegiatan usaha. Jika banyak keinginan dan kebutuhan, perbanyak peluang-peluang bisnis. Bukan berfikir berhutang dan kredit. Bukan befikir Cicilan. Berfikir jalan pintas, dan enak didepan. Itu yang merusak cara berfikir umat islam, itu pula yang merusak potensi dan motivasi umat islam untuk mengembangkan wirausaha dan kemandirian.

Tanya: Bagaimana sekarang untuk mendapatkan modal usaha, kalau bukan dari hutang atau pinjaman bank?

Jawab:Untuk kegiatan usaha, model ekonomi Islam mengenal banyak model pembiayaan / Financing. Kita mengenal mudharabah, istishna’ dan syirkah. Dan itu bukan hutang, lihat perbedaan Hutang uang dan Hutang barang pada tulisan kami. Kalau anda tidak mau berhubungan dengan bank, menumbuhkan muamalah yang bersifat tanmiyatul maal (pengembangan kekayaan, bisnis) antar kitapun sangat mungkin. Karena muamalah islam itu sangat mudah.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s