Muslimah Kanada Dipecat dari Pekerjaannya Karena Pakai Rok Panjang

Seorang Muslimah di Kanada mengadukan kasus yang menimpanya ke Canadian Human Rights Commission. Muslimah bernama Halima Muse, 33, dipecat dari pekerjannya sebagai screener di perusahaan Canadian Air Transport Security Authority (CATSA) hanya karena ia mengenakan rok yang dianggap terlalu panjang.Padahal, Muse sudah bekerja sebagai petugas pemeriksaan barang-barang di bandara Pearson International Airport-salah satu bandara terbesar di Toronto, Kanada-selama lima tahun. Sebelum bulan Februari 2007, Muse mengenakan seragam standar berupa celana panjang dan jaket panjang yang dibuat oleh pihak perusahaan.

“Tapi ia merasa tidak nyaman mengenakan celana panjang, karena terlalu memperlihatkan lekuk-lekuk tubuhnya, ” kata Jo-Anne Pickel, pengacara Muse.

“Ia seorang Muslim yang taat dan ingin mengenakan rok panjang sebagai seragamnya, ” sambung Pickel.

Oleh sebab itu Muse meminta pada perusahaan yang mempekerjakannya, CATSA dan Garda, agar diperbolehkan mengenakan rok panjang. Namun perusahaannya mengatakan bahwa mereka tidak menyediakan seragam dalam bentuk rok, sehingga Muse membuat rok sendiri yang warna dan bahannya mirip dengan seragam perusahaannya. Tapi panjang roknya, beberapa inci di atas mata kaki dan bukan beberapa inci di bawah lutut.

Pihak perusahaan menganggap rok panjang yang dikenakan Muse tidak sesuai dengan peraturan perusahaan, dan enam bulan kemudian Muse dinyatakan melanggar disiplin perusahaan. Muse diminta untuk kembali mengenakan seragam lama dan di”rumah”kan.

Jo-Anne Pickel menilai CATSA dan Garda, perusahaan jasa keamanan yang mempekerjakan Muse, telah melakukan tindakan diskriminatif berbasiskan agama.

Pickel mengungkapkan, setelah melaporkan kasusnya pada lembaga HAM Kanada, Selasa siang kemarin, Garda menyatakan bahwa mereka bersedia mengakomodasi keinginan Muse dan membolehkannya mengenakan rok panjang. Garda berdalih, selama ini kebijakan seragam ditetapkan oleh CATSA.

Selanjutnya, akan dilakukan dialog antara CATSA dan tim serikat pekerja yang mewakili Muse, untuk menyelesaikan kasus ini.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s