Korban Kekerasan di Irak Terus Berjatuhan, AS Klaim Insiden Kekerasan Menurun

pic4100.jpgAS boleh saja mengklaim bahwa prosentase tingkat kekerasan di Irak menurun sampai 55 persen sejak AS menambah pasukan ke Negeri 1001 Malam itu. Namun kekerasan demi kekerasan terus terjadi dan menelan korban warga sipil Irak. Sepanjang hari Minggu kemarin, terjadi sejumlah insiden yang menewaskan puluhan orang. Di Baghdad, sebuah ledakan menewaskan sembilan orang dan 20 orang lainnya. Ledakan itu merupakan insiden terburuk dari insiden-insiden serangan yang terjadi ibukota Irak selama beberapa minggu terakhir. Aparat kepolisian menyatakan, ledakan bom yang terjadi hari Minggu kemarin, targetnya adalah Menteri Keuangan Salman al-Mugotar. Salman sendiri berhasil lolos dari maut, tanpa terluka sedikit pun.

Di Baquba, provinsi Diyala, tiga militer AS juga tewas dalam sebuah serangan bom bunuh diri. Sementara laporan kepolisian menyebutkan dalam sebuah ledakan bom yang ditanam di jalan di Baquba, dengan target pasukan patroli AS, menyebabkan tiga anak-anak tewas, dua di antaranya kakak beradik dan melukai tujuh orang. Tidak jelas apakah insiden ini merupakan insiden yang sama, dengan insiden yang menewaskan tiga tentara AS.

Di kawasan Rumaitha, sebelah utara ibukota provinsi Samaw, tentara AS menyebabkan dua warga setempat tewas. Pernyataan resmi militer dan kedutaan besar AS di Baghdad menyebutkan bahwa ada indikasi konvoi pasukan AS terlibat dalam insiden tersebut.

Masih di hari Minggu kemarin, terjadi ledakan bom mobil yang diparkir di dekat sebuah kantor polisi di Mosul. Ledakan itu menewaskan 16 orang, termasuk seorang perempuan dan empat aparat kepolisian.

Di Tikrit, menurut polisi setempat, terjadi ledakan bom yang dipasang di jalan, menyebabkan dua tentara Irak tewas dan melukai tentara lainnya. Ledakan terjadi ketika mereka sedang berusaha menjinakkan bom tersebut.

Di distrik Ameen, selatan Baghdad, bom yang dipasang di jalan menewaskan dua orang. Di kawasan Kesra, sebelah tara Baghdad, ledakan yang sama melukai dua warga Irak.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s