Hukum Zakat Penghasilan Untuk Gaji Pegawai ( Fatwa dr. Musthafa Zarqa )

Apakah diwajibkan bagi pegawai yang memperoleh gaji perbulan atau pertahun sepertihalnya pegawai negeri, perusahaan atau buruh untuk mengeluarkan zakat setiap waktu penerimaan gaji?

Jawab:

Zakat dalam Islam tidak diwajibkan atas semua harta di saat seseorang mulai memilikinya, sepertihalnya pajak penghasilan. Akan tetapi ini disyari’atkan atas harta yang tumbuh, yaitu harta dzahir dan harta batin.

Adapun harta dzahir sepertihal hasil pertanian dan hewan ternak, dengan ketentuan-ketentuan yang telah diterangkan dalam kitab-kitab fiqih Islami.

Adapun harta batin yaitu emas dan perak walaupun tidak dalam bentuk uang, emas dan perak yang telah berupa uang baik itu yang disimpan maupun yang dijadikan modal usaha, uang kertas, barang dagangan baik itu yang sedang dalam penawaran atau untuk pengembangan usaha dan baik itu bersifat modal usaha atau hasil keuntungan. Dengan ketentuan bahwa semua harta ini telah mencapai nisabnya.

Harta-harta ini dihitung setelah dikurangi kebutuhan hidupnya dan keluarganya, kewajiban-kewajiban yang dipikulnya seperti hutang, nafkah kerabat dan pajak-pajak wajib. Dan harta telah berada dalam kepemilikannya selama setahun. Di saat barang dagangan sudah terjual, maka harga jualnyalah yang nanti wajib dikeluarkan zakatnya menggantikan posisi barang dagangan yang telah berada dalam kepemilikan setahun.

Dari ketentuan-ketentuan di atas dapatlah kita ambil kesimpulan bahwa gaji bulanan atau tahunan tidaklah dikenakan wajib zakat sebesar apapun nilainya, karena ini pada dasarnya tidak lain tergolong biaya hidup keseharian. Akan tetapi setelah gaji ini dikurangi dengan biaya hidup selama setahun akan tetapi kelebihannya telah mencapai nisab, maka wajib dikeluarkan zakat, walaupun harta ini tidak dalm bentuk modal, atau telah berubah menjadi barang dagangan yang siap dijadikan modal usaha, atau menjadi uang simpanan di bank, dan uang ini telah berada dalam kepemilikan selama setahun,

Dan apabila telah bertahun-tahun harta ini tidak dikeluarkan zakatnya, maka nilai zakatnyapun dilipatgandakan sebanyak jumlah tahun yang telah lewat.

Adapun barang dagangan yang dipergunakan dalam kehidupan sehari-hari dan tidak diperuntukkan jual beli, sepertihalnya perkakas rumah tangga dan lain sebagainya, maka tidak diwajibkan atasnya zakat sebesar apapun nilainya.
Wallahu A’lam..

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s