Fadhail Da’wah

1. Da’wah

Syarah

· Da’wah adalah aktivitas yang menyeru manusia ke jalan Allah. Mengajak yang baik dan melarang yang mungkar adalah ciri aktivitas da’wah.Kewajiban da’wah ini dijadikan suatu kewajiban bagi muslim di dalam kehidupannya sehingga kita memperoleh banyak manfaat dari da’wah yang dilakukan.

· Besarnya nikmat Allah merupakan balasan da’wah. Nikmat Allah tidak dapat dikira oleh bilangan karena sangat banyak dan tidak terhitung. Di antara kenikmatan yang dirasakan adalah nikmat di dalam menjalani kehidupan. Nikmat iman, Islam, dan ikhwan dirasakan juga bagi yang berda’wah, juga ketenangan, kedamaian, kebahagiaan, nikmat dzohir, nikmat batin, dan nikmat atas penerimaan kita terhadap realitas.

· Da’wah adalah amal yang terbaik, karena da’wah memelihara amal Islam di dalam pribadi dan masyarakat. Membangun potensi dan memelihara amal sholeh adalah amal da’wah, sehingga da’wah merupakan aktivitas dan amal yang mempunyai peranan penting di dalam menegakkan Islam. Tanpa da’wah ini maka amal sholeh tidak akan berlangsung. Da’wah juga menjanjikan balasan yang banyak kepada mereka yang beramal. Ilmu dan pengetahuan yang disampaikan akan menambah saham akhirat, juga ketika ilmu ini disampaikan kepada orang lain. Jadi tidak ada yang tidak sepakat bahwa da’wah amal terbaik.

· Tugas rosul yang utama yang utama adalah berda’wah. Dengan da’wah, Islam tertanam di hati manusia dan akan berkembang. Bukti da’wah Islam adalah kita sendiri yaitu manusia yang memegang Islam. Di seluruh penjuru dunia didapati muslim dan amalan Islam. Da’wah sebagai tugas rosul ini menunjukkan peranan pentingnya da’wah bagi muslim dan bagi kita sendiri.

· Kehidupan rabbaniyah adalah dengan berda’wah. Muslim yang disibukkan dengan da’wah akan menjadikan kehidupannya senantiasa merujuk kepada Rabb (Allah) sehingga akan mendapatkan ketenangan dan kebahagian. Mengajak orang ke jalan Islam harus dicontohkan lebih dahulu oleh pengajak, membawa manusia ke dalam Islam harus diawali oleh amalan penyeru Islam. Kehidupan da’wah demikian akan membawa kepada kehidupan Rabbani.

2. Kehidupan harakah

Syarah

· Di dalam ayat Al Qur’an banyak sekali menyebutkan bagaimana harakahnya kehidupan orang berda’wah. Tidak ada satu kerugian sedikitpun bagi mereka yang berda’wah. Dengan berda’wah kita akan mendaparkan keuntungan dan manfaat yang cukup banyak. Kehidupan yang barakah berarti kehidupan yang bermanfaat. Uang, masa, tenaga, fasilitas yang dimiliki da’i akan dinikmati dan dirasakan sebagai sesuatu yang bermanfaat, tidak ada pemubadziran, semua ini bernilai barakah pada dirinya. Di antara ciri barakah yang dirasakan adalah :

1. Ridha dari Allah kepada mereka yang berda’wah. Kerelaan semua perbuatan da’i adalah suatu ikhtiar yang dapat membantu perjalanan da’wah itu sendiri. Allah SWT senantiasa membantu dan menolong da’wah kita. Penerimaan dan kerelaan dari Allah disebabkan kita membantu Allah melalui berda’wah.

2. Allah SWT memberikan kecintaan kepada manusia yang berda’wah dan beramal sholeh. Apabila kita mencintainya maka Allah akan membalas pula dengan memberikan cinta. Mencintai Allah SWT berarti juga mencintai rasulNya. Berda’wah adalah wujud kita mencintai Allah karena mengamalkan perintahNya dan menjauhi laranganNya.

3. Rahmat dari Allah diberikan kepada mereka yang berda’wah. Bimbingan, perlindungan, dan kasih sayang, bantuan, dan dukungan diberikan kepada muslim. Rahmat umumnya diberikan kepada seluruh alam termasuk manusia, tetapi rahmat berupa sokongan dan dukungan hanya diberikan kepada muslim yang berda’wah saja.

4. Balasan yang terus-menerus kepada orang yang berda’wah. Berda’wah berarti aktivitas yang terus-menerus tiada berhenti sehingga apabila menyebut da’wah maka dimaksudkan aktivitas yang berlangsung dan terlaksana tanpa cuti. Balasan mengikuti perbuatan dan amal.

5. Balasan yang berlipat ganda diperoleh dengan cara berda’wah, karena dengan menyampaikan ilmu kepada seseorang kita mendapatkan pahala begitu juga pahala kita dapatkan apabila pribadi tadi menyampaikan ilmu tadi kepada orang lain dan begitu seterusnya. Da’wah mendapatkan pahala dan balasan yang berlipat ganda ini akan menjaga kita dari maksiat dan kerusakan.

Dalil

· 3:104 ; Dan hendaklah ada di antara kamu segolongan umat yang menyeru kepada kebajikan, menyuruh kepada yang ma’ruf dan mencegah kepada yang mungkar. Mereka adalah orang yang beruntung.

· 16:97 ; Barangsiapa yang mengerjakan amal sholeh, baik laki-laki maupun perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan Kami berikakan kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan Kami beri balasan kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang mereka kerjakan.

· 79:27-28 ; Apakah kamu yang lebih sulit penciptaannya ataukah langit? Allah telah membangunnya. Dia meninggikan bangunannya lalu menyempurnakannya.

· 5:67 ; Hai rasul, sampaikanlah apa yang diturunkan kepadamu dari Tuhanmu. Dan jika tidak kamu kerjakan (apa yang diperintahkan itu, berarti) kamu tidak menyampaikan amanatNya. Allah memelihara kamu dari (gangguan) manusia. Sesungguhnya Allah tidak memberi petunjuk kepada orang-orang kafir.

· 34:28 ; Dan Kami tidak mengutus kamu, melainkan kepada umat manusia seluruhnya sebagai pembawa berita gembira dan sebagai peringatan, tetapi kebanyakan manusia tidak mengetahui.

· 3:31 ; Katakanlah, “Jika kamu (benar-benar) mencintai Allah, ikutilah aku, niscaya Allah mengasihi dan mengempuni dosa-dosamu.” Allah Maha Pengampun lagi Maha Penyayang.”

· 21:107 ; Dan tiadalah Kami mengutus kamu, melainkan untuk (menjadi) rahmat bagi semesta alam.

Tinggalkan Balasan

Please log in using one of these methods to post your comment:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s