Posted on Desember 17, 2008 by abu mujahid
Ibnu Qayyim al-Jauziyah mendefinisikan jihad sebagai perjuangan menegakkan Islam dengan cara Islam. Beliau membagi jihad ini menjadi 4 bagian. Adanya macam-macam jenis jihad ini dapat dimaknai sebagai adanya berbagai urgensi untuk tiap masalah (tergantung situasi dan kondisi), tapi sama sekali bukan berarti bahwa adanya yang lebih penting atau bukan berarti melupakan atau meremehkan yang tidak [...]
DIarsipkan di bawah: Jihad | Leave a Comment »
Posted on Desember 13, 2008 by abu mujahid
Definisi
عِلْمُ الْحَدِيْثِ هُوَ مَعْرِفَةُ الْقَوَاعِدَ الَّتِيْ يَتَوَصَّلُ بِهَا إِلَى مَعْرِفَةِ الرَّاوِي وَالْمَرْوِي
Ilmu Hadis adalah pengetahuan mengenai kaidah-kaidah yang menghantar-kan kepada pengetahuan tentang rawi (periwayat) dan marwi (materi yang diriwayatkan)
Ada pendapat lain yang menyatakan
هُوَ عِلْمٌ بِقَوَانِيْنَ يُعْرَفُ بِهَا أَحْوَالُ السَّنَدِ وَالْمَتْنِ
Ilmu Hadis adalah ilmu tentang kaidah-kaidah untuk mengetahui kondisi sanad dan matan
DIarsipkan di bawah: Ulumul Hadits | Leave a Comment »
Posted on Desember 13, 2008 by abu mujahid
بِسْمِ اللَّهِ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ
Syekh Imam Al-Hafiz, Imaduddin Abul Fida Ismail ibnul Khatib Abu Hafs, Umar ibnu Kasir —semoga Allah melimpahkan rahmat dan rida-Nya kepada dia— mengatakan, “Segala puji bagi Allah yang telah membuka kitab-Nya dengan firman-Nya:
الْحَمْدُ لِلَّهِ رَبِّ الْعَالَمِينَ الرَّحْمَنِ الرَّحِيمِ مَالِكِ يَوْمِ الدِّينِ
Segala puji milik Allah Tuhan semesta alam, [...]
DIarsipkan di bawah: Tafsir | Leave a Comment »
Posted on Desember 12, 2008 by abu mujahid
abstraksi:
Banyak fenomena pada masyarakat muslim, pengangguran pada usia-usia produktif. Islam sangat mencela pengangguran yang tidak mau bekerja dengan alasan kemalasan, gaji sedikit dan kecil, pekerjaan tidak memadai atau atas nama da’wah dan ibadah.
Dialah Yang menjadikan bumi itu mudah bagi kamu, maka berjalanlah di segala penjurunya dan makanlah sebahagian dari rezeki-Nya. Dan hanya kepada-Nyalah kamu (kembali [...]
DIarsipkan di bawah: Fikih Muamalah | Leave a Comment »